Oleh: Pdt. Sendy N. Sahilatua, S.Si, Pc
Cerita tentang *Kemahakuasaan Tuhan Yesusku hari ini*
(Hari ini, Selasa, 16 Juli 2024) Seperti biasa, jam berakhirnya dinas saya adalah pukul 15:30. Saya keluar dari RSI sekitar pukul 15:52 menuju kantor KSP Bahtera, karena ada rapat Pengawas pada pukul 16:00. Rapat kami berakhir pukul 18:10, dan sekitar pukul 18:20 kami bersiap untuk pulang setelah mengunci ruangan rapat dan pagar kantor KSP Bahtera.
Suami saya sudah menjemput tepat di depan kantor KSP Bahtera. Sebenarnya badan ini letih dan ingin langsung pulang ke rumah, tetapi entah kenapa saya tergerak hati dan berkata, "Pi, bolehkah Mami ke HCU/ICU dulu? Hari ini belum sempat mengunjungi pasien HCU/ICU karena padat sekali dengan rapat dan beberapa tugas lain." Tanpa keberatan, suami saya mengiyakan, mengantarkan saya masuk kembali ke RS Immanuel, dan berkata, "Papi tunggu di Poliklinik aja, Mami jangan kuatir"
Masuk ke lobby Alkema Lantai 1, saya menjumpai security (Pak Wahyu) dan menanyakan posisi tempat duduk keluarga pasien, termasuk 1 orang keluarga pasien yang sedang menunggu di dekat tangga dan kaca. Pak Wahyu mengatakan, "Itu keluarga pasien baru Bu, baru masuk dari IGD". Saya lalu menanyakan nama pasien dan dijawab oleh Pak Wahyu, "Nama pasiennya Ferison". Setelah mengecek data pasien yang sempat saya save siang tadi saat rapat dan tak menemukan nama tersebut, saya lalu membuka sistem informasi RS melalui telepon seluler dan tertera nama *Ferison Andreas C A*. Sontak saya terkejut karena mengingat ini nama suami Bu Vini (pegawai IKI, yang saya kenal baik saat diperbantukan di STIKI pada Januari 2012-Juli 2013). Karena tak memakai kacamata, saya memang tak mengenali bahwa yang sedang duduk di dekat tangga dan kaca itu adalah Bu Vini. Setelah mengucapkan terima kasih kepada Pak Wahyu, saya bergegas menuju tempat duduk Bu Vini dan bercakap-cakap tentang kondisi Pak Ferison juga pengalaman kakak saya yang pernah mengalami serangan jantung, lalu di akhir percakapan itu kami berdoa. 40 menit yang berharga (sejak pukul 18:30) Tuhan berikan untuk mendampingi Bu Vini.
Malam ini pukul 21:13 Bu Vini memberi kabar tentang kebaikan dan kemahakuasaan Tuhan Yesus, melalui pesan WA:
Amin ..amin.. amin... Trima kasih Ipen Sendy u smuanya ... mujizat Tuhan nyata u Ayah. Tuhan Yesus sungguh baik...hasil Angiografi penyempitan 30% jadi tidak harus pasang ring. Kemudian yang sebelumnya di diagnosa ada penyumbatan, sekarang terhempas hilang entah kemana...vini jiga ingat apa yang diceritakan tadi tentang 1000:1, kejadiannya persis seperti yang kami alami.
Membaca pesan Bu Vini, batin ini bertutur: "Terima kasih ya Tuhan, sebab Engkau menuntun hati dan langkah ini untuk melangkah kembali ke RS Immanuel (hal yang jarang sekali terjadi, karena memang sudah bukan jam dinas) untuk meneguhkan iman dan pengharapan Bu Vini dan keluarga dalam pergumulan. Terima kasih karena satu lagi kemahakuasaan-Mu nyata dalan hidup dan karya melayani ini. Segala kemuliaan hanya bagi-Mu"